ASSESSMENT DAN EVALUASI
Assessmen dan evaluasi adalah dua kegiatan yang seharusnya dilakukan oleh guru ketika melakukan proses pembelajaran. Assessmen memberikan masukan tentang pengetahuan, keterampilan, sikap dan produk-produk proses pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan kinerja guru dan murid pada proses pembelajaran berikutnya. Sementara itu, evaluasi dilakukan oleh guru untuk menentukan tingkatan kualitas dan kinerja atau hasil belajar sehingga bisa digunakan untuk mengambil keputusan tingkat kualitas yang ditunjukkan oleh siswanya setelah melalui proses pembelajaran. Kedua kegiatan ini bersifat komplementer yang harus dilakukan untuk meningkatkan proses pembelajaran secara khusus dan pendidikan secar aumum.

Pengetahuan dan pemahaman guru tentang assessmen dan evaluasi menjadi penting demi terciptanya proses pembelajaran dan hasil belajar yang optimal. Hasil assessmen digunakan oleh guru dan siswa untuk meningkatkan proses belajar dan hasil belajar sehingga diharapkan terjadi peningkatan mutu pembelajaran setiap saat.

Apakah Assessmen dan Penilaian?
Menurut Wiggin dan Stiggin dalam Authentic Assessment Toolbox dijelaskan:
Sebuah bentuk assessment dimana siswa diminta untuk menunjukkan kinerja sebuah tugas yang berhubungan dengan masalah kehidupan nyata, mendemontrasikan aplikasi yang bermakna mengenai pengetahuan dan keterampilannya – Jon Mueller.

“…Melibatkan dan masalah-masalah yang menarik atau pertanyaan penting, dimana siswa harus menggunakan pengetahuan untuk menunjukkan kinerja secara efektif dan kreatif. Tugas-tugas baik berupa replica atau analogi terhadap berbagai jenis masalah yang dihadapi oleh orang dewasa dan pengguna atau kaum profesiaonal.” –Grant Wiggins,1993,p.229)

“Assessmen kinerja meminta seseoran yang diuji untuk mendemonstrasikan keterampilan khusus dan kompetensi, yaitu untuk mengaplikasikan keterampilan dan pengetahuan yang sudah dikuasainya.” Stiggins, 1987,

Nilai masukan sebuah assessmen tidak selalu tampak jelas dan bisa dipahami dengan jelas dikarenakan masih terdapat perbedaan definisi assessmen. Meskipun demikian, assessmen pada dasarnya merupakan sebuah proses untuk meningkatkan kualitas.




ASSESSMENT DAN EVALUASI
Assessmen dan evaluasi adalah dua kegiatan yang seharusnya dilakukan oleh guru ketika melakukan proses pembelajaran. Assessmen memberikan masukan tentang pengetahuan, keterampilan, sikap dan produk-produk proses pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan kinerja guru dan murid pada proses pembelajaran berikutnya. Sementara itu, evaluasi dilakukan oleh guru untuk menentukan tingkatan kualitas dan kinerja atau hasil belajar sehingga bisa digunakan untuk mengambil keputusan tingkat kualitas yang ditunjukkan oleh siswanya setelah melalui proses pembelajaran. Kedua kegiatan ini bersifat komplementer yang harus dilakukan untuk meningkatkan proses pembelajaran secara khusus dan pendidikan secar aumum.
Pengetahuan dan pemahaman guru tentang assessmen dan evaluasi menjadi penting demi terciptanya proses pembelajaran dan hasil belajar yang optimal. Hasil assessmen digunakan oleh guru dan siswa untuk meningkatkan proses belajar dan hasil belajar sehingga diharapkan terjadi peningkatan mutu pembelajaran setiap saat.
Apakah Assessmen dan Penilaian?
Menurut Wiggin dan Stiggin dalam Authentic Assessment Toolbox dijelaskan:
Sebuah bentuk assessment dimana siswa diminta untuk menunjukkan kinerja sebuah tugas yang berhubungan dengan masalah kehidupan nyata, mendemontrasikan aplikasi yang bermakna mengenai pengetahuan dan keterampilannya Jon Mueller.
“…Melibatkan dan masalah-masalah yang menarik atau pertanyaan penting, dimana siswa harus menggunakan pengetahuan untuk menunjukkan kinerja secara efektif dan kreatif. Tugas-tugas baik berupa replica atau analogi terhadap berbagai jenis masalah yang dihadapi oleh orang dewasa dan pengguna atau kaum profesiaonal.” –Grant Wiggins,1993,p.229)
Assessmen kinerja meminta seseoran yang diuji untuk mendemonstrasikan keterampilan khusus dan kompetensi, yaitu untuk mengaplikasikan keterampilan dan pengetahuan yang sudah dikuasainya. Stiggins, 1987,
Nilai masukan sebuah assessmen tidak selalu tampak jelas dan bisa dipahami dengan jelas dikarenakan masih terdapat perbedaan definisi assessmen. Meskipun demikian, assessmen pada dasarnya merupakan sebuah proses untuk meningkatkan kualitas